Layar Sentuh Teknologi Haptic

haptic-touchscreen-640x353

Teknologi haptic adalah teknologi yang mengaplikasikan sensasi sentuhan ke dalam interaksi manusia dengan komputer. Teknologi haptic selama ini dikenal dengan menggunakan suatu perangkat yang digunakan untuk simulasi dan dapat didata/direspon oleh komputer. Meskipun teknologi haptic sudah banyak digunakan, tetapi teknologi haptic masih tidak pernah diimplementasikan pada sistem yang lebih kompleks, misalnya untuk sistem penerbangan. Hal ini dikarenakan perangkat-perangkat dengan teknologi haptic ini masih memiliki beberapa kekurangan, diantaranya teknologi haptik membutuhkan ruang mekanik yang luas karena harus menggunakan alat yang mampu bergerak, dan sulitnya mendeteksi gerakan-gerakan kecil, seperti getaran-getaran dengan frekuensi rendah. Untuk menutupi kekurangan tersebut, dibutuhkan teknologi yang dimiliki  oleh touchscreen display yang tidak membutuhkan bagian yang bergerak, dan  memiliki respon yang akurat terhadap lingkungannya.

Teknologi haptic memiliki kelebihan dibanding touchscreen biasa, diantaranya adalah teknologi haptik meningkatkan kemudahan penggunaan alat, karena mengandalkan sentuhan kepada benda-benda yang menyerupai aslinya, penglihatan, dan suara. Teknologi haptic juga memiliki realisme yang tinggi dan memberikan user experience yang tidak luput dari sensasi ‘mekanis’. Tidak seperti teknologi touchscreen yang sangat sedikit memberikan respon fisikal terhadap penggunanya.

Berdasarkan kekurangan dan kelebihan teknologi haptic tersebut, diciptakanlah touchscreen yang berbasis teknologi haptic yang dapat menutupi kekurangan satu sama lain. Touchscreen berbasis teknologi haptic ini merupakan sistem layar sentuh yang mampu mensimulasikan sensasi fisikal yang dapat dirasakan oleh penggunanya. Layar sentuh ini memiliki generator gelombang dan sensor tekanan, sehingga touchscreen mampu memiliki informasi geometrikal dan informasi gaya dari sentuhan yang diberikan penggunanya. Cara kerjanya adalah : apabila touchscreen diberi sentuhan pada suatu titik, sistem tersebut mengaktifkan superposisi konstruktif dari gelombang di titik tersebut, sehingga pengguna dapat merasakan sensasi seperti sedang menekan apa yang ada di layar tersebut, misalnya sebuah tombol.

Pada keperluan penerbangan, teknologi layar sentuh haptic ini dapat diimplementasikan dengan baik. Untuk mendukung penelitian ini, dilakukan uji coba penggunaan display haptic touchscreen pada pesawat, yaitu uji metode standar yang telah ditetapkan oleh Department of Defense. Hasil dari uji coba tersebut adalah dapat dinyatakan bahwa aktuasi sensasi fisikal yang dihasilkan haptic touchscreen dapat mendekati sensasi aslinya.

Hal-hal yang harus diperhatikan pada pengembangan sistem ini adalah :

  1. Memiliki pemodelan dari gaya yang disimulasikan, seperti misalnya gaya yang diciptakan dari gerakan menekan tombol.
  2. Mendefinisikan rumus geometri dari karakteristik gaya tersebut, termasuk frekuensi gelombang dan suara.

Hingga saat ini, teknologi yang digunakan pada dek penerbangan sipil maupun militer mulai dioptimasi menggunakan display touchscreen, karena keakuratannya dalam menampilkan informasi antara pilot dan sistem (man-machine interface). Tetapi, implementasi touchscreen ini masih belum dimanfaatkan dengan baik oleh pilot, karena pilot-pilot merasa membutuhkan aktualitas yang nyata dan respon fisikal saat mengoperasikan pesawat sehingga mereka tidak perlu melihat ke layar lagi.  Oleh karena itu, teknologi haptic merupakan solusi yang tepat untuk permasalahan tersebut.

 

Sumber :

Catelani, Marcantonio and Ciani, Lorenzo. (2014). “A new haptic technology touchscreen: development, characterization and reliability aspects”. IEEE.

https://id.wikipedia.org/wiki/Haptic

http://www.extremetech.com/extreme/152970-shape-changing-plastic-could-give-touchscreens-real-physical-clicky-keyboards

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *